Kota Tasikmalaya merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Jawa Barat. Kota ini merupakan salah satu kota yang dilewati oleh jalur utama pantai selatan. Kota Tasikmalaya sendiri baru berdiri sekitar 5-6 tahun yang lalu. Sebelumnya wilayah ini merupakan bagian dari Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga dari sisi umur, kota ini masih relatif muda. Ibarat seorang anak, umur 5 tahun merupakan saat-saat mulai belajar mengenal lingkungan sekitar.
Demikian juga yang terjadi dengan Kota ini. Di umurnya yang ke lima tahun ini, kota ini masih mencari jati diri kemana akan melangkah. Sebagaimana kota-kota yang lain yang ada di tanah air, Kota Tasikmalaya mulai bergeliat membangun wilayahnya. Berdasarkan visi dan misi yang ditetapkan, kota ini mengarah pada kota jasa. Hal ini mengingat potensi sumberdaya alam yang ada di wilayah ini relatif kecil. Karena itu pilihan menjadi kota jasa merupakan pilihan yang sangat bijaksana.
Untuk dapat mencapai Kota Tasikmalaya dari Jakarta dan Bandung dapat ditempuh melalui jalur darat yaitu menggunakan kendaraan pribadi, bus ataupun kereta api. Saat ini, transportasi bus ke Kota Tasikmalaya sudah cukup banyak, baik Jakarta maupun dari Bandung. Dari Jakarta bus yang melayani trayek ke Tasikmalaya ada beberapa armada. Namun yang cukup nyaman adalah Bus PO Budiman dan PO Primajasa. Kedua armada tersebut menyediakan bus yang ber-AC, sehingga perjalanan Jakarta-Tasikmalaya yang cukup jauh dapat ditempuh dengan nyaman.
Sedangkan transportasi kereta api dari jakarta dilayani oleh kereta kelas ekonomi. Beberapa waktu yang lalu, sebenernya pernah dikembangkan kereta api kelas eksekutif dari Jakarta-Tasikmalaya pp. Namun karena masyarakat yang memanfaatkan kereta tersebut tidak sebanding dengan biaya operasi, maka kereta api kelas eksekutif tersebut sudah setahun terakhir ini dihapus.
Perjalanku ke Tasikmalaya kemarin menggunakan kendaraan pribadi. Perjalanan ini sebenernya dalam rangka dinas, yaitu mau ke Inspektorat Kota dan Sekretariat Dewan Kota Tasikmalaya. Kami berangkat dari Jakarta sekitar pukul lima sore. Seperti hari-hari biasanya, begitu keluar kantor di sekitar Gambir, kami sudah disergap oleh kemacetan yang lumayan membuat perjalanan tidak nyaman. Apalagi dari informasi ternyata telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara busway dengan pengendara sepeda motor di daerah senen. Namun, itulah kondisi Jakarta di sore hari. Kecelakaan yang terjadi di sekitar Senen, namun imbasnya sampai terasa di sekitar Gambir. Untuk menghindari kemacetan, kami sengaja memilih jalur lewat Kuningan, dengan asumsi jalan sekitar Salemba Raya dan sekitarnya pasti lebih macet. Ternyata, perkiraan kami meleset. Sepanjang jalan HR. Rasuna Said pun sangat macet. Sekitar pukul tujuh malem kami baru bisa masuk tol dalam kota. Setelah istirahat tuk makan malem di peristirahatan KM 32, kami melanjutkan perjalanan melalui tol Cipularang. Malem itu, kondisi tol Cipularang lumayan sepi, sehingga kami dapat memacu kendaraan rata-rata 100 km/jam.
Bersambung....
Selengkapnya...
Blog ini merupakan catatan-catatan kecil perjalanan hidupku selama ini.....bagai jejak-jejak langkah kaki yang takan pernah terhapus.......
Sunday, June 20, 2010
Wisata Kota Tasikmalaya
Subscribe to:
Comments (Atom)