Friday, July 9, 2010

Kuliner Makasar Yang Memanjakan Lidah Jilid I


Ketika kita menginjakkan kaki di kota "Angin Mamiri", kita akan dihadapkan pada kondisi Bandara Sultan Hasanuddin yang cukup menarik perhatian. Bandara yang dibangun beberapa tahun yang lalu ini masih menjadi ikon pertumbuhan perekonomian kota Metropolitan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini. Struktur bangunan bandara yang cukup modern akan memanjakan kita dengan fasilitas yang ada. Paling tidak untuk ukuran bandara di tanah air. Struktur bangunan bandara juga cukup unik dengan atap bandara yang bermotifkan kain sutera mandar, yang merupakan kain khas Sulawesi Selatan ini.

Fasilitas yang ada di Bandara Sultan Hasanuddin ini juga sudah cukup lengkap. Moda transportasi yang tersedia di bandara ini juga cukup memadai. Taksi Bandara maupun keberadaan Bus Damri siap mengantarkan kita ke tujuan yang akan dicapai. Kondisi taksi yang tersedia di Bandara juga sudah cukup baik. Kondisi mobilnya masih cukup baik, sehingga perjalanan yang kita tempuh menjadi cukup nyaman.
Kota Makassar yang merupakan salah satu kota pantai di Sulawesi Selatan ini, menjadikan suhu udara di kota ini cukup menyengat dan membakar kulit. Namun teriknya panas matahari di kota akan terhapus oleh keberadaan wisata kuliner yang tersedia di kota ini. Banyak sekali ragam kuliner yang bisa kita nikmati dengan berbagai pilihan rasa. Salah satu kuliner yang takkan dilewatkan bagi orang yang berkunjung ke Makassar adalah ikan bakarnya. Bagi saya yang sudah beberapa kali datang ke kota ini, ikan bakar di kota ini juga tidak pernah membuat bosan untuk menikmatinya. Perpaduan antara ikan segar dengan sambal yang begitu menantang menjadikan seleraku selalu tergugah ketika memasuki kota ini untuk menikmati ikan bakar.
Ada beberapa tempat untuk menikmati ikan bakar di Kota Angin Mamiri ini yang saya rekomendasikan. Paling tidak ada dua tempat yang selama ini selalu saya datangi ketika menginjakkan kaki di kota ini. Salah satu tempat itu adalah RM. Lae-Lae. Di rumah makan inilah sejak saya mahasiswa sekitar 14 tahun yang lalu hingga terakhir beberapa saat yang lalu masih saya kunjungi untuk melepaskan kerinduan akan aroma ikan bakarnya. Rumah makan ini berlokasi di sekitar Pantai Losari yang merupakan pantai pusat keramaian di kota ini. Di sekitar Pantai Losari sebenarnya cukup banyak terdapat pilihan tempat makan yang menyediakan menu ikan. Namun saya selalu singgah di RM. Lae-Lae ini, karena disamping untuk bernostalgia juga rasa dan aroma ikan bakar dan sambalnya terasa begitu pas di lidah saya.
Setiap hari rumah makan ini akan selalu ramai dikunjungi oleh para penikmat berbagai masakan dari ikan dan biota laut lainnya. Memang tempatnya cukup sederhana. Di rumah makan ini juga tidak tersedia ruang ber-AC, sehingga kalo kita makan di tempat ini, jangan kaget kalau asap hasil pembakaran ikan bercampur aroma ikan bakar akan memenuhi ruangan. Namun justru disitulah mungkin yang menambah nikmatnya makan ikan di tempat ini. Bicara harga, juga kita tidak perlu khawatir. Jangan pernah bandingkan makan ikan di sana dengan di Jakarta. Pokoknya masalah harga cukup terjangkau dibandingkan dengan aroma dan rasa yang ditawarkan.
Tempat lain yang tidak kalah memikatnya untuk menikmati ikan bakar di Makassar adalah RM. Paotere. Rumah makan ini berlokasi tidak jauh dari Pelabuhan Perikanan Paotere, sehingga namanya menjadi RM. Paotere. Dibandingkan RM. Lae-Lae, rumah makan ini terlihat lebih elit. Di tempat makan ini juga tersedia ruangan yang dilengkapi pendingin ruangan, sehingga suasana panas terik di luar tidak akan menganggu kenikmatan kita menikmati aroma ikan yang masih begitu segar karena baru didaratkan pagi harinya oleh nelayan di pelabuhan tersebut. Masalah rasa, rumah makan ini juga sangat saya rekomendasikan, karena menurut saya begitu maknyus. Bahkan beberapa petinggi di negara ini pernah menikmati sedapnya ikan bakar di rumah makan ini. Tak tanggung-tanggung, seorang SBY juga tidak ketinggalan untuk mampir dan menikmati ikan bakar Paotere ini. Jangan tanya mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Beliau adalah pelanggan dan penikmat ikan bakar Paotere ini. Dan kalau kita lihat foto-foto yang terpajang di dinding, beberapa menteri negeri ini juga pernah singgah di rumah makan ini. Jadi saya tidak salah kalo merekomendasikan tempat ini untuk menikmati ikan bakar Makassar.

No comments:

Post a Comment